DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Perpusdes Majasari Butuh Mobil Pusling

post-img

JAWILAN - Perpustakaan Desa (Perpusdes) Majasari, Kecamatan Jawilan butuh kendaraan mobil perpustakaan keliling. Kendaraan ini dinilai relevan untuk memudahkan akses bahan bacaan anak-anak ke daerah pelosok. 

Hal itu terungkap pada acara 100 anak desa Majasari membaca bersama Duta Baca Indonesia di halaman Kantor Desa Majasari, Jumat (29/7). 

Ketua Pengelola Perpusdes Majasari Aam Amanah mengatakan, kegiatan perpustakaan di Desa Majasari mulai aktif sejak tahun lalu. Kemudian, banyak dikunjungi anak-anak sehingga terus meningkatkan kualitas baik pelayanan maupun sarana dan prasarana. “Kami koleksi buku sekitar 800 an eksemplar, tapi kami butuh kendaraan mobil perpustakaan keliling untuk menyentuh anak-anak di pelosok,” kata Aam. 

Aam mengaku sangat bangga bisa dikunjungi Duta Baca Indonesia, ia dan para pustakawan serta anak-anak semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kemajuan Perpusdes. 

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Serang Aep Saefullah mengapresiasi dan mendukung kegiatan Perpusdes Majasari serta DPKD Kabupaten Serang. Meski minim anggaran, namun mampu berkontri­busi besar terhadap dunia literasi di Kecamatan Jawilan. “Kami sangat mendukung kegiatan literasi, kita sama-sama jaga anak-anak kita dari bahaya gadget dengan kegiatan membaca,” kata Aep. 

Plt Kadis DPKD Kabupaten Serang Ida Nuraida mengatakan, dari 326 desa, baru 40 desa di Kabupaten Serang yang menjalankan program Perpusdes. 

Terkait kebutuhan Desa Majasari akan mobil perpustakaan keliling, Ida mengaku untuk saat ini pihaknya belum mewujudkan. Kendati demikian, dengan dukungan DPRD dan Duta Baca Indonesia tersedianya mobil perpustakaan keliling akan diupayakan. “Semoga dengan kehadiran Duta Baca Indonesia dapat memotivasi desa lainnya untuk menjalankan program Perpusdes,” harapnya. 

Duta Baca Indonesia Gol A Gong menilai, perpustakaan desa majasari cukup bagus dari segi pelayanan dan kelengkapan sarana dan prasarana.  

Ia menyarankan kepada warga di Desa Majasari dan Kecamatan Jawilan agar terus mengajak anak-anak berkegiatan dan membaca di perpustakaan. “Saya, bisa jadi Duta Baca karena membaca buku, begitu pun pak dewan, pak camat, dan pak kades, semua karena membaca buku,” pungkasnya. (drp/jek)