DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Maling HP dan Uang Keluarga Pasien RSUD dr Adjidarmo Terekam CCTV

post-img

LEBAK - Pencurian terjadi di lingkungan Ru­mah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Adji­darmo Rangkasbitung, Selasa (30/8). Satu unit handphone (HP) dan uang tu­nai Rp1,8 juta milik salah satu keluarga pa­sien dilaporkan hilang.

Kasus pencurian ini terekam CCTV. Da­lam rekaman kamera pengintai, aksi pen­curian terjadi pada pukul 15.18 WIB di dalam musala rumah sakit plat merah itu. Seorang pria terlihat mengambil HP dan uang tunai yang disimpan di dalam ka­ntong celana milik korban berinisial I, asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat itu, korban I tengah melaksanakan Sa­lat Asar. Ia melepas celananya lalu meng­gunakan sarung. Korban kemudian menyim­pan celananya di samping musala. Korban meninggalkan celananya untuk menunaikan salat. Saat itulah pelaku me­rogoh saku celana milik korban. Pelaku men­curi satu unit HP merek Oppo dan uang tunai Rp1,8 juta milik korban.

Kepala Bagian Humas dan Hukum RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung dr Jau­­hari Assukri mengonfirmasi kejadian ter­sebut. “Ya, kita terima adanya laporan pen­curian terhadap salah satu keluarga pasien rumah sakit. Kejadiannya kemarin (Selasa, 30/8-red) di musala rumah sakit, aksi itu terekam CCTV,” katanya, Rabu (31/8).

Jauhari pun menyayangkan kejadian itu. Pasalnya, korban merupakan keluarga pa­sien yang tengah kritis dan menda­pat­kan penanganan medis secara serius. “Keluarga pasien ini tengah dalam kondisi kritis, mungkin uang tersebut sangat ber­guna untuk biaya pengobatan sang pa­sien,” katanya.

Koordinator Sekuriti RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung Dedi mengakui jika setelah men­dapat laporan kasus pencurian ter­se­but, pihak keamanan sudah melakukan pe­nyisiran dan penutupan akses keluar dan masuk rumah sakit sesuai Standar Ope­rasional Prosedur (SOP). “Kita sudah lakukan penyisiran bersama dengan sekuriti dan menutup akses ke­luar-masuk, tapi pelaku ini tidak ditemukan. Kita pun sudah melaporkannya ke polisi,” terangnya.

Namun, kata Dedi, pihak korban tidak ingin kasus yang dialaminya dibawa ke ra­nah hokum. Korban memilih untuk mengikhlaskan barang berharga miliknya yang dicuri.

Dedi mengimbau setiap pengunjung RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung, khu­susnya kalangan lanjut usia, untuk tidak lengah dan selalu di­dampingi keluarganya, termasuk menjaga barang-barangnya. (mg-02/don)