Adoy (34) nama samaran, setiap hari makan hati. Ia yang mendapat istri super manja, sebut saja Tukiyem (33) akhirnya mengakhiri semuanya dengan gugatan perceraian. Sikap manja Tukiyem yang kelewatan, membuat Adoy emosi.
Ditemui Radar Banten di Kecamatan Ciruas, Kamis (30/6), siang itu Adoy terlihat menikmati gorengan dan segelas kopi hitam di warung. Saat diajak mengobrol, Adoy pun bercerita tentang pengalaman pahitnya berumah tangga. Penasaran dengan kisah Edoy? Yuk simak ceritanya!
Adoy tak pernah menyangka, Tukiyem yang ia cinta memiliki sikap manja yang membuatnya tak nyaman. Padahal, sewaktu masa pendeketan, Tukiyem menunjukkan sikap dewasa yang pendiam dan tak banyak tingkah. Pokoknya, Tukiyem wanita idaman.
Perjumpaanya dengan Tukiyem bermula saat ada transaksi bisnis pembelian tanah antara perusahaan Adoy dan ayah Tukiyem. Karena bisnis berjalan lancar, sang ayah pun tertarik pada sosok Adoy, ia mengenalkannya pada Tukiyem. “Saya langsung diajak main ke rumah buat ketemu Tukiyem,” terangnya.
Sejak itu Adoy jatuh cinta pada pandang pertama. Maklumlah, Tukiyem dianugerahi wajah cantik, kulit putih dan bodi aduhai. Terlebih, ia terlahir dari keluarga berada. Sang pengusaha dan dihormati orang, membuat para lelaki pasti tertarik padanya. “Ya dia mah tipr wanita kelas atas. Mainnya juga sering ke mal dan shoping gitu,” kata Adoy.
Adoy sendiri bukan lelaki biasa. Berpendidikan tinggi dan bekerja di perusahaan ternama di Jakarta, ia punya nilai lebih di mata wanita. Selain tampan dan bertubuh ideal, Adoy juga lelaki perhatian. Kalau sudah dekat dengannya, wanita akan mudah merasa nyaman.
Adoy dan Tukiyem pun intens menjalin komunikasi. Seriap malam minggu Adoy juga apel ke rumah Tukiyem. Mereka diberi kebebasan menjalani masa pendekatan. Padahal sebelumnya, Tukiyem dilarang pacaran oleh sang ayah.
Tiga bulan kemudian Adoy pun melamar Tukiyem. Persiapan menuju pernikahan dilakukan mulai dari menyebarkan undangan, menyewa tenda, baju pengantin dan lainnya, keduanya pun tampak serasi saat hari bahagia itu tiba.
Mengawali rumah tangga, Adoy langsung memboyong Tukiyem ke rumah pribadi. Mereka pasangan serasi dan terlihat bahagia. Apalagi ketika Adoy mengajak sang istri bulan madu ke puncak, wah, pasti sangat indah.
Sepulang bulan madu keduanya masih harmonis. Hari baru pun telah dimulai, Adoy sibuk bekerja, sedangkan Tukiyem mengurus rumah. Adoy pulang seminggu sekali dan selalu melihat kondisi rumah berantakan. “Baju kotor, lantai berdebu, sampah plastik makan dan tisu berserakan, wah pokoknya mah kayak rumah enggak diurus,” keluhnya.
Awalnya Adoy mengingatkan Tukiyem secara baik-baik dan sang istri pun mengiyakan perintah Adoy. Hubungan mereka kembali harmonis. Namun seminggu kemudian kejadian itu kembali terjadi, Tukiyem malas membersihkan rumah dan tak mencuci pakaian adoy.
Adoy mulai bersikap cuek, ia lebih banyak diam ketika pulang. Sejak itu hubungan keduanya mulai merenggang. Hingga suatu hari, Adoy tak bisa menahan kesabaran, Tukiyem dimarahi sampai menangis. Sang istri pun kabur dan pulang ke rumah orangtua.
Adoy menjemputnya, namun Tukiyem tak mau dan ingin tinggal bersama keluarga. Sebulan lebih Adoy hidup sendiri, masak sendiri, mencuci pakaian sendiri, tidur pun sendiri. Karena taka da kejelasan rumah tangga, Adoy pun mendatangi sang mertua dan mengatakan kalau ia ingin bercerai dengan Tukiyem.
Keluarga Tukiyem tak setuju. Katanya, selain bikin malu keluarga, mereka juga tak mau Tukiyem menjadi janda. Berbagai usaha dilakukan untuk kembali memperbaiki hubungan Tukiyem dan Adoy. Mulai dari musyawarah keluarga hingga mengundang ustaz kampung untuk menasihati mereka.
Beruntung usaha itu tak sia-sia, Adoy dan Tukiyem kembali hidup bersama. Tapi sialnya, meski awalnya Tukiyem mulai mau melakukan apa yang diinginkan suami, namun hal itu hanya bertahan sampai enam bulan saja. Setelah itu Tukiyem kembali menunjukkan sikap aslinya yakni malas-malasan dan tak mau mengurus rumah. “Saat itu saya benar-benra sudah enggak tahan. Sebarnya saya bisa sewa pembantu, tapi kan kalau dianya malas gitu sayanya juga kesel,” keluhnya.
Adoy pun mengantar pulang Tukiyem dan menceraikannya di depan mertua. Saat itu pihak keluarga tak bisa lagi bertindak, Tukiyem pasrah, mereka pun berpisah untuk selamanya. Meski begitu, kini baik Adoy maupun Tukiyem sudah memiliki pasangan masing-masing dan hidup bahagia.
Oalah, semoga bahagia ya dengan pasangannya masing-masing. (drp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
