DECEMBER 9, 2022
Utama

Ratusan Anak Baduy Dapat Bantuan Atensi

post-img

BANTUAN: Wabup Lebak Ade Sumardi menerima secara simbolis bantuan untuk anak di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Senin (1/8).  (YUSUF PERMANA/RADAR BANTEN)

SEBANYAK 575 anak Baduy mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Mentri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Bantuan berupa paket sembako dan nutrisi senilai Rp315.571.000 itu diberikan saat puncak perayaan Hari Anak Nasional 2022 di Desa Kanekes, Kecamatan Leu­widamar, Senin (1/8).

Para anak asli Baduy itu pun sempat di­s­apa oleh Mensos Risma yang membuka acara di lokasi berbeda melalui tayangan live streaming, yakni di Kecamatan Selong, Ka­bupaten Lombok Timur. Saat itu, Risma mem­berikan motivasi kepada anak di Baduy dan anak di berbagai daerah lainnya di In­do­nesia untuk tetap semangat me­ne­rus­kan pendidikan dan mengejar cita-cita.

“Saya tunggu suatu saat nanti, kalian sudah berhasil menjadi pemimpin. Tidak ada alasan bagi kalian untuk menyerah” kata Risma.

Ia juga berpesan kepada seluruh anak untuk menjauhi narkotika, obat-obatan, dan tindakan bullying yang dapat meru­gikan diri sendiri maupun orang lain.

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi yang hadir pada acara tersebut mengaku Pemkab Lebak terus berupaya dan memastikan para anak di Baduy mendapatkan hak sebagai mestinya.

“Di Baduy ini masih ada PR (pekerjaan rumah-red) besar, yang mana walaupun me­reka ada di pedalaman, mereka berke­wajiban minimalnya kita bisa memberikan ilmu baca, tulis dan hitung,” katanya saat berada di Baduy.

“Makanya kalau dari anak Baduy yang ingin belajar, kita sudah siapkan sekolahnya yang dekat, kepada mereka yang ada di Baduy luar. Yang tentunya tidak melanggar kaidah-kaidah adat yang ada,” ujarnya.

Namun, Ade mangaku tidak memaksa dan selalu menghormati adat istiadat yang sudah dipegang secara turun temurun oleh suku Baduy.

“Kita akan dorong dan dukung mereka agar bisa baca, tulis, dan hitung namun sifat­nya bukan paksaan. Jadi tetap kita hormati sesuai dengan keyakinan dan adat mereka,” imbuhnya.

Acara itu sempat diisi oleh pagelaran krea­si seni yang ditampilkan anak suku Baduy, seperti permainan karet, congklak, engklek, kerajinan membuat kain tenun, dan kesenian adat gambang kromong.

Selain itu, ada stan khusus pelayanan perekaman KK, KTP, akta lahir, dan KIA dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dis­dukcapil) Kabupaten Lebak. (mg-02/nda)