DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

OPTIMALISASI KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) GUNA PEMBUATAN DESA WISATA RELIGIUS KANDAWATI

post-img

Desa wisata adalah komunitas atau masyarakat yang terdiri dari para penduduk suatu wilayah terbatas yang bisa saling berinteraksi secara langsung dibawah sebuah pengelolaan dan memiliki kepedulian serta kesadaran untuk berperan bersama dengan menyesuaikan keterampilan individual berbeda. Desa wisata dibentuk untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan sebagai pelaku langsung dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian kami dalam menyikapi potensi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata diwilayah masing-masing desa. Pembangunan Desa Wisata merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan bertujuan untuk meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai pelaku penting dalam pembangunan sektor pariwisata serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas perkembangan kepariwisataan didaerah membangun dan menumbuhkan sikap dukungan positif dari masyarakat desa sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai-nilai sapta pesona bagi tumbuh. 

Kandawati sebagai salah satu Desa di Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tanggerang merupakan salah satu Desa yang kaya akan potensi sejarah dan potensi wisata Religi berupa makam-makam tokoh besar Islam terkhusu makam Nyimas Gandawati yang akan menjadi cikal bakal penamaan Desa Kandawati. Potensi yang ada tersebut menjadikan masyarakat Kandawati memiliki niat untuk menjadikan Desa Kandawati sebagai salah satu Desa Wisata Religius di tahun 2023, dan hal ini didukung oleh Kelompok Sadar Wisata (selanjutnya disebut POKDARWIS) yang mendukung secara penuh pembuatan Desa Wisata Religi Kandawati. Selain itu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai Universitas Negeri di Banten juga ikut ambil bagian dalam pembuatan Desa Wisata Religius Kandawati dengan menempatkan Kelompok Kuliah Kerja Masyarakat (selanjutnya disebut KKM) yaitu KKM Kelompok 30 Kandawati, yang aktif dalam membantu pembentukan Desa Wisata Religius Kandawati.

Kelompok 30 KKM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam kegiatan KKM nya melakukan berbagai macam program kerja seperti perumusan desa wisata, pengumpulan dan penulisan sejarah Nyimas Kandawati, pembuatan video profil desa kandawati, pembuatan desain gambar bangunan gapura desa kandawati dan makam Nyimas Gandawati, Peningkatan kesadaran masyarakat atas Sejarah Desa Kandawati dan pentingnya kebersihan lingkungan, Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Imunisasi, Pengenalan Makanan Khas Desa Kandawati “Bebek Gerem Asem” ke Publik, Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok dan Modifikasi Produk dari Eceng Gondok, Kerja Bakti di Makom Gandawati dan di Balai Desa, Penanaman Bibit Cabai, Penanaman Bibit Pohon Pucuk Merah untuk Penghijauan, serta banyak lagi Program Kerja yang dilakukan KKM Kelompok 30 UNTIRTA dalam membantu mewujudkan Desa Wisata Religi Kandawati.


FAKTOR-FAKTOR PENTING DALAM PEMBENTUKAN DESA WISATA RELIGI 

Dalam pembentukan Desa Wisata Religius Kandawati ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti: (1) Potensi Wisata Religi Yang Menarik Wisatawan, (2) Sumber Daya Manusia yang mendukung pembentukan Desa Wisata Religi, (3) Akses yang mudah menuju Desa Wisata, (4) Fasilitas serta Sarana Prasarana di Desa Wisata, (5) Souvernir dan Makanan yang memiliki kekhasan, (6) Marketing yang baik secara Digital, (7) Kolaborasi dengan Pemerintah atau Swasta

Potensi Wisata Religi tentunya menjadi hal yang fatal dan urgent bagi Desa yang akan menjadikan Desanya sebagai Desa Wisata Religi, perlu adanya tujuan wisata yang memang menjadi daya Tarik bagi pengunjung ataupun wisatawan, sehingga mereka memiliki keinginan untuk mengunjungi Desa Wisata tersebut, dalam hal ini Desa Kandawati sudah memiliki potensi wisata religi yang cukup, dengan adanya makam-makam tokoh-tokoh Islam yang berada di Desa Kandawati seperti Nyimas Gandawati, selain itu Desa Kandawati juga memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan, sepanjang perjalanan menuju ke Desa Kandawati akan dihadirkan pemandangan hamparan Sawah yang hijau dan menjadi daya Tarik wisata yang cukup menarik. Potensi Wisata ini dapat ditingkatkan dengan mencari tahu sejarah Nyimas Gandawati secara mendetail untuk kemudian di publikasikan di Media Sosial Daerah lengkap dengan Karomah dari Nyimas Gandawati, sehingga Wisatawan memiliki dorongan lebih untuk mengunjungi Desa Wisata Religi Kandawati.

Sumber Daya Manusia menjadi hal penting kedua, karena dengan adanya keinginan dari masyarakat untuk memajukan Desanya dengan membuat sebuah Wisata Religi akan membuat Desa Wisata Religi yang dibangun lebih kokoh dari dalam, karena dibangun di atas kesadaran masyarakatnya sendiri, dalam hal ini Desa Kandawati telah memiliki POKDARWIS sebagai kelompok masyarakat asli yang memang ingin menjadikan Desa Kandawati sebagai Desa Wisata Religi, serta dibantu oleh aparatur Desa yang mensuport segala kegiatan POKDARWIS. SDM tersebut dapat ditingkatkan dengan membuat Standar Operasional Pelaksanaan Desa Wisata Religi Kandawati yang memuat berbagai macam hal dan peraturan yang perlu dilakukan oleh masyarakat desa Kandawati, selain itu perlu adanya pelatihan Tour Guideyang paham mengenai Sejarah, Kekhasan dan Seluk Beluk desa Kandawati sehingga menjadikan Desa Wisata Religi Kandawati sebagai Desa Wisata Religi yang Profesional.

Akses menuju tempat wisata merupakan faktor ketiga yang dapat menunjang pembentukan desa wisata religi, kemudahan menemukan jalan menggunakan G-Maps, jalanan yang baik dan mulus menuju tempat wisata dan penunjuk jalan yang memudahkan dalam mencari desa wisata menjadi salah satu pertimbangan wisatawan dalam memilih Desa Wisata Religi sebagai tujuan dari wisatanya, dalam hal ini Desa Kandawati sedang dalam proses perbaikan akses menuju ke Desa Wisata Kandawati baik dari arah Serang, Cilegon dan Merak, maupun dari Arah Tanggerang dan Jakarta. Hal ini tentunya akan menjadi faktor yang menentukan para Wisatawan dalam memilih Desa Kandawati sebagai tujuan wisatanya. Akses menuju tempat wisata dapat ditingkatkan dengan membuat paket-paket wisata menuju Desa Wisata Religi Kandawati, dan bila perlu digabung dengan destinasi wisata religi Banten yang sudah terkenal seperti Kraton Banten dan Masjid Agung Banten sehingga Wisatawan akan lebih tertarik untuk mengunjungi Desa Wisata Religi Kandawati karena adanya tempat wisata terkenal lainnya yang akan didatangi.

Fasilitas dan Sarana Prasarana adalah faktor keempat yang menentukan, Tempat Wisata yang bersih dan nyaman, fasilitas tempat parker, Toilet, Tempat Ibadah, Tempat Makan yang memadai dan tentunya secara keseluruhan diatur dengan baik oleh masyarakat sehingga membuat Wisatawan betah berwisata ke tempat tersebut dan akan kembali lagi untuk berwisata kembali. Dalam hal ini Desa Kandawati sedang dalam masa pemugaran makam dan pembangunan gapura selamat datang, dengan dibantu Kelompok KKM 30 UNTIRTA dalam pembuatan Desain yang menarik serta POKDARWIS yang berperan aktif dalam mengatur semua fasilitas dan sarana prasarana yang ada di Desa Kandawati.

Souvernir dan Makanan Khas menjadi Faktor kelima dalam pembentukan wisata religi, dua hal ini merupakan hal yang paling banyak dicari oleh wisatawan sebagai buah tangan yang akan dibawa pulang dan sebagai marketing secara tidak langsung kepada masyarakat yang belum pernah ke tempat wisata religi tersebut. Dalam hal ini Desa Kandawati sudah memiliki sovernir khas berupa Eceng Gondok yang dapat dibuat menjadi topi, tas dan sebagainya, serta makanan khas berupa Rabeg Bebek yang nikmat, serta dapat ditambah dengan tempat makan atau tempat oleh-oleh yang menjajakan makanan khas banten, oleh-oleh souvernir Banten atau baju dan kain khas Banten.

Marketing Online saat ini menjadi syarat mutlak dalam mempromosikan sebuah tempat wisata, baik melalui media sosial Instagram, twitter, youtube, tiktok, website dan sebagainya yang dapat menarik wisatawan untuk datang ke tempat wisata religi tersebut. Dalam hal ini Kelompok 30 KKM UNTIRTA telah membantu membuatkan profil desa wisata religi Kandawati serta mempromosikan Desa Kandawati dalam media sosialnya, akan tetapi sebaiknya Desa Kandawati melalui POKDARWIS memiliki akun media sosial yang intens dalam menarik wisatawan dengan mengunggah konten-konten wisata religi Kandawati baik berupa gambar ataupun video sehingga dapat menarik wisatawan untuk datang ke Desa Kandawati.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Swasta menjadi faktor terakhir dalam pembangunan Wisata Religi. Pemerintah sebagai yang bertanggung jawab dalam wilayah desa tersbut dapat membantu dalam meningkatkan fasilitas, sarana prasarana dan mempromosikan Desa Wisata tersebut, sementara kolaborasi dengan swasta akan meningkatkan kompetensi dari Desa Wisata tersebut seperti mendapatkan pendanaan berupa uang atau in-kind dengan promosi selebgram-selebgram yang berpengaruh sehingga jangkauan wisatawan akan semakin meluas bukan hanya dari Wilayah Banten, akan tetapi bisa jadi dari seluruh Indonesia bahkan bisa mengglobal hingga ke seluruh Dunia. (*)