DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Capaian Imunisasi Anak Masih Minim

post-img

SERANG - Capaian imunisasi anak melalui program bulan imunisasi anak (BIAN) di Kabupaten Serang masih minim. Hingga akhir Agustus baru mencapai 37,94 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang drg Agus Sukmayadi kepada wartawan di Pemkab Serang, Jumat (1/9).

Sekadar diketahui, BIAN merupakan program nasional dalam bentuk pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela dan pemberian imunisasi pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Di Kabupaten Serang, program ini sudah dimulai sejak 1 Agustus 2022 dan ditarget akan selesai pada 15 September 2022.

Agus mengatakan, sasaran program BIAN di Kabupaten Serang sebanyak 105.894 anak yang tersebar di 29 kecamatan. "Capaian kita hingga Agustus 37,94 persen," katanya.

Ia mengatakan, imunisasi dilakukan di masing-masing Puskesmas, Posyandu, dan beberapa klinik yang bekerjasama dengan Puskesmas. 

Menurutnya, rendahnya capaian BIAN karena banyak orangtua yang ketakutan anaknya disuntik. Karena anak mereka sebelumnya sudah diimunisasi. "Mereka keberatan anaknya disuntik dua kali, padahal ini sudah aman," ujarnya.

Pihaknya menargetkan capaian BIAN dapat menyentuh angka 90 persen hingga 15 September 2022. "Kita akan evaluasi, kemudian akan lebih digencarkan lagi," ucapnya.

Jika sampai 15 September tidak ada perkem­bangan yang signifikan, pihaknya memerintahkan kepada seluruh Puskesmas untuk mendatangi rumah sasaran.

Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut jika anaknya diimunisasi. Karena keamanannya sudah diuji dan manfaatnya untuk melindungi anak dari penyakit.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jawilan Imas Migiarti mengatakan, capaian BIAN di wilayahnya sudah mencapai 98 persen. "Alhamdulillah di wilayah kami sudah tinggi capaiannya," katanya.

Dalam proses pelaksanaannya, Imas mengaku menghadapi berbagai kendala. Terutama animo masyarakat yang enggan anaknya diimunisasi.

"Ada satu kampung yang semuanya kompak tidak ingin diimunisasi, kami melakukan penyuluhan ke sana dan akhirnya mereka semuanya 100 persen mau," pungkasnya. (jek)