DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Di Tol Tangerang-Merak, Batita Tewas Terhimpit Pikap

post-img

RINGSEK: Mobil pikap rusak parah pada bagian depannya setelah menabrak truk trailer di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 87.800 A, Jumat (2/8) dini hari.(Polda Banten for Radar Banten)

SERANG - Seorang bayi berusia tiga tahun (Batita) tewas akibat terhimpit badan mobil pikap di Jalan Tol Ta­ngerang-Merak KM 87.800 A, Jumat (2/8) dini hari. Batita tersebut tewas setelah mobil pikap yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk trailer. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Budi Mulyanto mengatakan, kecelakaan maut tersebut terjadi sekira pukul 03.15 WIB. Kecelakaan bermula saat pikap dengan nomor polisi BE 8389 ZX yang dikemudikan oleh IH (27) melaju kencang dari arah Tangerang menuju Merak. 

Di lokasi kejadian, pikap tersebut menabrak bagian belakang truk trailer dengan nomor polisi B 9055 SEN. Truk trailer tersebut dikemudikan oleh WR (30). Akibatnya, satu orang tewas dan dua orang lainnya luka berat. 

“Untuk korban meninggal dunia ber­inisial AR, usianya tiga tahun. Sedangkan korban luka berat IH sopir pikap dan pe­numpang berinisial SN,” ungkap Budi kepada wartawan. 

Budi mengungkapkan, setelah ke­celakaan, ketiga korban dievakuasi pe­tugas kepolisian ke rumah sakit. “Untuk korban sudah dievakuasi ke rumah sakit, kendaraan di lokasi juga sudah kami amankan,” kata perwira menengah Polri tersebut. 

Budi mengatakan, penyebab kecelaka­an tersebut diduga akibat pengemudi pikap mengantuk. “Dugaan kita penye­bab kecelakaan karena pengendara pi­kap dalam kondisi mengantuk saat berkendara,” ungkapnya.

Pasca kecelakaan tersebut, Budi meng­im­bau kepada semua pengendara untuk selalu berhati-hati dan beristirahat saat mengantuk. Jangan paksakan berkendara saat kondisi mengantuk berat. 

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dalam berkendara serta selalu ingat utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Jika mengantuk manfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat dan ingat keluarga menanti anda di­rumah,” tutur Budi. (fam/don)