DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Banyak PSU Perumahan Belum Diserahkan

post-img

SERANG - Pengembang perumahan di Kabupaten Serang masih banyak yang belum menyerahkan prasarana dan sarana utilitas (PSU) ke Pemkab Serang.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemu­kiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabu­paten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, dari 136 perumahan di Kabupaten Serang, baru 29 yang sudah menyerahkan PSU.

“Masih banyak yang belum, baru 29 peru­mahan yang menyerahkan, tiga perumahan tahun ini sedang berposes,” katanya kepada Radar Banten, Jumat (1/7).

Okeu mengatakan, pihaknya sudah mem­berikan teguran kepada para pengembang perumahan untuk segera menyerahkan PSU-nya. Namun beberapa perusahaan pengembang ada yang sudah tidak ditemukan lagi.

Okeu menjelaskan, PSU perumahan harus diserahkan kepada pemerintah daerah supaya perawatannya dapat terjamin. “Kalau sudah ditinggalkan pengembang, PSU-nya rusak, kita tidak bisa membangun kalau tidak diserahkan,” ujarnya.

Adapun PSU perumahan yang dimaksud, di antaranya jalan, ruang terbuka hijau, tempat ibadah, dan sarana prasarana umum lainnya.

Dikatakan Okeu, masih banyak perumahan yang belum menyerahkan PSU lantaran berbagai hal. Antara lain pengembangnya sudah tidak ada dan kondisi PSU tidak baik. Sementara Pemkab menerima penyerahan PSU harus dalam kondisi baik. “Kemudian juga ada yang masih dalam proses sertifikasi,” ucapnya.

Dikatakan Okeu, pihaknya saat ini sudah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang penyerahan PSU. Melalui Perda itu, proses penyerahan PSU dapat dilakukan dengan mudah meskipun pengembangnya sudah tidak ditemukan.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Mulyadi mengatakan, PSU sangat penting untuk diserahkan kepada pemda. Jika tidak diserahkan akan terbengkalai. “Nanti yang jadi korban masyarakat kami di perumahan itu,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta pengembang perumahan untuk proaktif dalam melakukan penyerahan PSU. “Secara pribadi juga kami aktif mendorong pengembang perumahan untuk menyerahkan PSU-nya, kami datangi langsung pengembangnya minimal di dapil kami,” pungkasnya. (jek/bie)