DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Maling Gasak 9 Penutup Got di Rangkasbitung

post-img

HILANG: Warga menunjukkan lokasi besi penutup got yang hilang dicuri, kemarin (4/8).(Yusuf permana/radar banten)


LEBAK - Sejumlah besi penutup saluran air pembuangan alias got di Jalan Rt Hardi­winangun, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, telah hilang digondol maling. Informasinya, besi ini hilang pada Kamis (4/8) dini hari.

Total ada sembilan besi penutup got dari sekitaran pusat perbelanjaan Rabinza hingga Stasiun Rangkasbitung yang hilang. 

Menurut Fauzan, penjaga toko di Jalan Rt Hardi­winangun, penutup got itu hilang pada sekira pukul 03.00 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV dari tokonya, seorang pria tidak dikenal ber­henti di depan tokonya dan menaikkan besi penutup got ke motornya.

“Ya, aksi malingnya kerekam CCTV, saat itu ada satu orang yang membongkar besi pe­nutup got dan langsung kabur,” kata Fauzan ke­pada wartawan.

Fauzan geram dengan maling itu. Sebab, saluran got yang terbuka bisa membahayakan para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

“Gotnya kan ada di samping jalan. Banyak ora­ng yang melintas, dari pejalan kaki dan pe­ngendara motor,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Fauzan me­nutup saluran got menggunakan kayu. Dia berharap, kepolisian dapat segera menang­kap pencuri penutup got.

“Sebenernya hampir di semua jalan Har­diwinangun itu (penutup got-red) semua hilang, makanya kami minta polisi cepat tu­run tangan,” ujarnya.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya juga geram de­ngan ulah pencuri tersebut. Sebab, menu­rutnya, aksi pencuri itu telah menggurangi estetika Kota Rangkasbitung sebagai pusat Ibukota Kabupaten Lebak.

“Keterlaluan, entah apa yang ada di pikiran­nya sampai mencuri penutup got di sepanjang jalan Rabinza sampai stasiun,” kata Bupati.

Iti menyebutkan bahwa penutup got itu di­beli menggunakan uang masyarakat. “Itu dibeli dan dibuat menggunakan uang masyara­kat. Ayolah kita sadar diri mulai dari sekarang. Kalau bukan kita yang menjaga, mau siapa lagi,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Kita bakal lakukan penyelidikan,” tegasnya. (Mg-02/don)