DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Pelaku UMKM Belum Melek Digital

post-img

CINANGKA - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabu­paten Serang dinilai masih banyak yang belum melek digital. Padahal digitalisasi merupakan hal yang perlu untuk pengembangan usahanya.

Hal itu terungkap pada acara Cinangka Culinary Night (CCN) yang digelar di Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka pada Jumat (2/9) hingga Sabtu (3/9). Ketua Hipmikimdo Cinangka Sukma Wijaya mengatakan, ajang ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat. "Banyak pelaku usaha yang belum melek digital, maka dari itu mereka kita fasilitasi dengan ajang CCN ini, tapi mereka harus terus meningkatkan kualitas produk sampai tercipta produk unggulan," katanya, Minggu (4/9).

Tujuan utama menciptakan produk unggulan ini, kata dia, agar produk UMKM mampu bersaing di dunia usaha dengan produk lain dari outlet -outlet ternama. "Produk unggulan ini tentu harus memiliki kualitas bagus, tapi harga tak terlalu tinggi," jelasnya.

Ia menilai, dengan jumlah wisatawan lokal maupun interlokal yang berkunjung ke pantai setiap minggunya mencapai 20.000 orang, menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk menghimpun para pedagan di suatu tempat dengan nama Cinangka Culi­nary Night.

"Untuk itu kita perlu dukungan dan dorongan dari semua pihak agar acara seperti ini bisa berjalan secara perma­nent dan bukan temporer karena ada banyak puluhan bahkan ratusan pelaku usaha di bibir pantai dan di pinggir pantai yang setiap hatinya mengais rejeki dari UMKM," tuturnya.

Menurutnya, tantangan bagi pelaku UMKM di Cinangka adalah market atau pemasaran. Dengan adanya CCN ini diharapkan bisa menjadi pasar bagi penjualan produk UMKM di te­ngah keterbatasan pelaku UMKM yang belum melek digital. 

Cara konvensional ini dianggap efektif dan relevan karena bisa melakukan direct selling. Ke depannnya, selain menjadi tempat kuliner bagi warga lokal, CCN ini bisa menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati wisata kuliner. (drp/jek)