DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Mantan Suami Belum Ikhlas, Terpaksa Kau Kulepas

post-img

Nasib ya nasib, baru saja merasakan kebahagiaan hidup bersama suami baru, Pingkan (28), nama samaran, yang dipersunting Ruli (29) bukan nama sebenarnya, harus menjanda lagi karena rumah tangganya diganggu mantan suami yang belum ikhlas ia menikah lagi, sebut saja Iwan (31). Astaga.


Ditemui Radar Banten di salah satu minimarket di Kecamatan Kasemen, siang itu, Minggu (4/5) Pingkan baru saja berbelanja dan sedang memesan minuman jus. Saat diajak mengobrol, ibu anak satu itu tak menolak dan bercerita soal pengalaman pahit berumah tangga.

Sebelumnya ia sudah menjanda tiga tahun, bercerai dengan Iwan karena masalah ekonomi. Sikap Iwan yang kasar dan selalu main kekerasan jika ada masalah, membuat Pingkan trauma dan meminta diceraikan. Meski awalnya Iwan menolak, tapi lama-lama mereka pun resmi cerai juga karena Iwan didesak oleh keluarga Pingkan.

Selama menjanda, Pingkan banyak didatangi pria untuk mempersuntingnya. Namun karena masih trauma, banyak lelaki kecewa karena cintanya ditolak mentah-mentah. ”Saya enggak mau dapet lelaki yang kasar lagi,” curhat Pingkan.

Maklumlah, Pingkan berparas cantik, kulit putih dan bodinya aduhai. Apalagi, usianya juga masih muda, ibarat bunga, Pingkan sedang mekar-mekarnya. Setelah tiga tahun hidup sendiri, Pingkan mulai merasa kesepian.

Datanglah Ruli, seorang pegawai pabrik yang dikenalkan dengan Pingkan oleh temannya. Bermodal wajah tampan dan pekerjaan tetap, Ruli siap melamar Pingkan dan menerima segala kekurangan si janda anak satu itu.

Singkat cerita, mereka pun menikah. Sejak itu, kehidupan Pingkan pun berubah, keberadaan Ruli sebagai suami sangat membuatnya bahagia. Rumah tangga mereka diselimuti kebahagiaan. ”Dia tuh sayang banget ke saya, jadi sayanya juga nyaman,” ungkapnya.

Hingga suatu malam, mantan suami Pingkan bertamu. Kebetulan waktu itu Ruli sudah pulang kerja, mereka awalnya hanya mengobrol biasa membahas latar belakang masing-masing. Lama-kelamaan Iwan malah emosi karena menganggap Ruli tak sopan karena tak izin terlebih dahulu kepadanya jika mau menikahi Pingkan. Ruli tak mau kalah, ia juga ikut terpancing emosi, mereka hampir baku hantam. ”Untung ada tetangga yang misahin,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, Pingkan pun curhat kepada Ruli jika sebelumnya Iwan memang beberapa kali mengajak rujuk. Tapi ia menolak dan malah menikah dengan Ruli. Ruli marah karena Pingkan baru cerita, padahal jika diberitahu saat sebelum menikah, Ruli tidak akan marah dan bakal merasa dihargai. 

”Ya saya kan enggak tahu kalau bakal begini kejadiannya, katanya dia enggak ikhlas saya nikah lagi,” kilahnya.

Setelah itu, minggu depannya Iwan kembali berulah, ia mendatangi rumah Pingkan bersama teman-temannya. Ruli yang baru pulang bekerja kembali diganggu, ia sempat disekap dan diancam bakal dipukuli. ”Waktu itu saya syock banget,“ ungkapnya.

Akibat kejadian itu, sikap Ruli pun perlahan berubah. Mulai jarang pulang, hingga akhirnya mengirim surat perceraian. Awalnya Pingkan menolak dan berusaha mempertahankan rumah tangga bersama Ruli.

Tapi karena Ruli yang tak kunjung pulang dan seolah sudah tak ada niat mempertahankan rumah tangga lagi, Pingkan pun melepasnya dan pasrah pada keadaan.

Mereka pun berpisah, Pingkan menjanda lagi. Ya ampun, sabar ya Teh. (drp)