DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Terowongan Tol di Kragilan Banjir

post-img

KRAGILAN - Akses Jalan di terowo­ngan tol Serang-Panimbang yang masih tahap pembangunan banjir setinggi hampir satu meter. Anggota DPRD Kabupaten Serang Mulyadi meminta pelaksana pembangunan tol membangun ulang jalan agar tidak terendam banjir.

Diketahui akses jalan antar desa di Kecamatan Kragilan itu selalu banjir jika hujan lebat. Kondisi itu lantaran ter­sumbatnya drainase akibat pem­bangunan tol Serang-Panimbang. Kon­tur terowongan itu memang terlihat me­nurun seperti membentuk ceku­ngan. Sehingga jika turun hujan selalu tergenang air.

Anggota DPRD Kabupaten Serang Mulyadi didampingi Camat Kragilan Epon Anih Ratnasih mengecek lang­sung lokasi. Mereka bertemu dengan pihak pelaksana pembangunan tol untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Alhamdulillah, pihak pelaksana pembangunan tol bertanggung jawab dengan melakukan normalisasi drainase,” kata Mulyadi kepada Radar Banten, Rabu (5/10).

Kendati demikian, Mulyadi meminta pelaksana jalan pembangunan tol agar memberikan solusi nyata dengan membangun ulang jalan dengan kontur yang lebih tinggi. Supaya tidak lagi terendam saat turun hujan. “Karena kasihan warga yang berangkat dan pulang kerja pasti macet, kendaraan kena banjir,” tukasnya.

Untuk sementara ini, Mulyadi ber­harap pelaksana pembangunan tol komitmen dengan janjinya pada 8 Oktober 2022 sudah selesai dibuatkan salu­ran pembuangan air dampak hujan dari terowongan ke Sungai Sentul.

Camat Kragilan Epon Anih Ratnasih membenarkan jika di lokasi tersebut sering banjir sehingga menyebabkan kemacetan parah. Ia mendukung lang­kah wakil rakyat itu yang meminta pelaksana pembangunan tol untuk membangun ulang jalan tersebut. “Kalau dibangun jalannya bisa lebih tinggi, kami sangat senang karena pasti enggak banjir lagi,” pungkasnya. (drp/jek)