DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Tanaman

post-img

Sederhana dan mudah dilakukan, begitulah cara yang dilakukan Desti Eka Putri dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk tanaman. Ia melakukan pengomposan ini di halaman rumah.


Daru Pamungkas - Ciruas


Di teras rumah dan dapur warga Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas ini, terdapat dua tumpuk ember bekas cat yang berisi sampah organik.

Ibu tiga anak ini membuat alat Pemrosesan kompos sampah organik ini dari ember yang diberi lubang pan­curan di satu sisinya. Setiap hari, sam­pah sayuran bekas masak ia masukkan ke dalam ember yang sudah dicampur dengan cairan pengurai.

Dibutuhkan waktu dua Minggu untuk proses penguraian hingga nanti di dalam ember akan muncul hewan magot, hewan inilah yang membantu proses pemakanan sampah organik yang ada di ember.

"Nanti akan ada uap yang meresap ke bagian ember paling bawah, nah cairan dari uap itulah yang jadi pupuk organik," jelas Desti kepada Radar Banten, Rabu (7/9).

Desti sendiri merupakan aktivis lingkungan yang juga penggagas berdirinya bank sampah digital di Desa Pelawad. Bank sampah digital fokus pengolahan sampah non organik. 

"Titik unit bank sampah digital sebagai antisipasi dan mitigasi sampah me­numpuk di TPA," katanya.

Sedangkan kegiatan mengompos di rumah ini, khusus penanganan sam­pah organik. Kegiatan ini upaya mengurangi sampah rumah tangga yang jumlah produksinya cukup besar.

Dari kegiatan mengompos di rumah ini, Desti mengaku bisa mendapat dua manfaat yakni menghasilkan pu­puk organik cair dan kompos organik padat.

Kendati demikian, Desti mengaku perlu kesabaran dan ketekunan dalam mengajak masyarakat untuk mampu mengubah pola pikir terhadap pengolahan sampah, yang selama ini dianggap sebelah mata.

Dari total jumlah 70 kepala keluarga (KK) di Kampung Pelawad, hanya ada 25 warga yang menjadi anggota bank sampah digital, sedangkan warga yang mulai melakukan pengomposan di rumah baru tiga orang.

"Tapi perbuatan baik harus terus kita kerjakan, sampai warga punya kesa­daran mengolah sampah jadi se­suatu yang bermanfaat," pungkasnya. (*)