DECEMBER 9, 2022
Cover Story

Kader Berkarya Terombang Ambing

post-img

PARTAI Berkarya sedang menjadi perbincangan hangat di Kota Cilegon. Perbincangan itu menyusul partai berlambang beringin itu berpotensi gagal sebagai peserta Pemilu 2024.

Kondisi itu membuat partai tempat bernaungnya Walikota Cilegon Helldy Agustian itu berada di ujung tanduk. 

Ramainya perbincangan tentang Berkarya yang tak lolos sebagai peserta Pemilu tak lepas dari keberadaan kader yang duduk di posisi strategis.

Diketahui, selain Helldy Agustian yang menduduki jabatan Walikota Cilegon, ada empat kader lainnya yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon.

Empat kader itu di antaranya Sabihis, Iing Mudakir, Buhaiti, dan Dimas Saputra.

Para kader pun dikabarkan sedang terombang-ambing antara memilih bertahan sebagai kader Berkarya atau kembali mencalonkan diri di eksekutif dan legislatif melalui partai lain.

Bahkan dikabarkan sejumlah kader telah melirik partai lain sebai kendaraan pengganti jika Berkarya benar-benar tidak lolos.

Di sisi lain, sejumlah partai pun dikabarkan gencar melakukan pendekatan terutama dengan Helldy Agustian.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Berkarya Kota Cilegon Muchlis Sulistyo tak menampik soal menyeruaknya isu-isu tersebut.

Namun, ia berani menegaskan jika kader partai masih bersikukuh berada di barisan Partai Berkarya.

“Kami yakin kader masih tetap solid. Saya cukup bangga ternyata kader Berkarya diperhitungkan partai lain,” ujar Muchlis kepada Radar Banten, Jumat (10/9).

Kata Muchlis, Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan keputusan akhir partai mana saja yang lolos sebagai peserta pemilu.

Menurutnya, sebelum hal itu dilakukan maka kesempatan masih ada. Di sisi lain Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pun masih bekerja keras.

Untuk itu, kader dan jajaran pengurus di tingkat daerah masih menunggu arahan dari DPP.

Optimisme juga disampaikan oleh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Berkarya Provinsi Banten.

Pengurus masih optimistis jika di 2024 mendatang Partai Berkarya bisa menjadi bagian dari parpol peserta Pemilu.

“Upaya tetap dilakukan oleh pengurus pusat, intinya Berkarya belum menyerah,” ujar Sekretaris Partai Berkarya Provinsi Banten Alfauzi Salam kepada Radar Banten.

Ia melanjutkan, berdasarkan informasi dari DPP, saat ini pengurus pusat masih terus berjuang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Sekarang KPU sedang melakukan pemeriksaan dokumen mana yang double mana yang enggak, nanti tanggal 14 ada perbaikan baru nanti diverifikasi administrasi dan dilanjutkan verifikasi faktual, proses itu masih panjang,” papar Alfauzi.

Menurutnya kondisi ini menjadi momentum untuk menguji loyalitas kader kepada partai.

“Partai yang mencoba menarik kader banyak, tapi saya bilang tunggu keputusan dari ketua umum,” ujarnya. (bam/nda)