FESTIVAL: Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meluncurkan Festival Anyer-Panarukan di Tower Bank BJB CO-Working, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10).
SERANG – Pemkab Serang bersama Pemkab Situbondo meluncurkan Festival Anyer-Panarukan. Festival ini sebagai kolaborasi dua daerah untuk memaksimalkan potensi lokal.
Peluncuran festival itu dilakukan di Tower Bank BJB CO-Working, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10). Turut hadir Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dan pejabat lainnya.
Bupati Serang, Ratu Zakiyah, mengatakan program Anyer-Panarukan menjadi momentum yang sangat bagus bagi Kabupaten Serang dan Situbondo.
“Dengan adanya kickoff ini kita ingin bersama-sama membangun kabupaten masing-masing dengan menggali potensi yang ada seperti yang disampaikan Pak Menteri (Mendes PDT) bagaimana kita bisa bersama-sama dengan kabupaten kota yang lain sehingga kita berhasil tidak sendiri tetapi juga nanti dapat bertumbuh bersama, berkembang bersama dengan kabupaten kota yang sama-sama melalui ekspedisi Anyer Panarukan,” kata Bupati.
Ia mengatakan, Kabupaten Serang yang sudah berusia 500 tahun ini juga menjadi momen untuk menghidupkan kembali sejarah lama jalan pos Anyer-Panarukan. “Jadi kita ingin mengangkat atau menghidupkan kembali sejarah itu tentu dengan mengangkat dan menggali potensi daerah masing-masing,” katanya.
Ia mengatakan, bisa saja program ini akan terintegrasi untuk destinasi wisata. “Memang sampai saat ini belum ada, tapi ke depan kami akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Banten,” ujarnya.
Zakiyah mengatakan, di Kabupaten Serang banyak sekali wisata-wisata alam, eduwisata, wisata bahari, yang apabila diintegrasikan bisa menjadi pendapatan asli daerah yang luar biasa.
Sementara, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan program Anyer-Panarukan merupakan sesuatu yang baru.
“Namun sebenarnya tidak terlalu baru juga jika kita membaca dengan baik sejarah di Republik ini tapi karena ini diagendakan oleh 2 kabupaten yakni Serang dan Situbondo akhirnya seolah-olah ada pertanyaan besar di benak kita apa sih sebenarnya agenda Anyer Panarukan ini,” katanya.
Ia mengatakan, Program Anyer-Panarukan adalah upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas kabupaten masing-masing terutama Serang dan Situbondo yang punya 2 spot utama yakni Anyer dan Panarukan. “Dari sejarah itu kita ingin menjadi katalisator pembangunan di wilayah kami itu saja tujuannya,” tegasnya.
Ia mengatakan, kolaborasi ini menjadi denyut nadi di kerja sama untuk tumbuh bersama, besar bersama dan naik kelas bersama. “Pertama ada ekspedisi dari Anyer Panarukan nanti kita akan visit ke berbagai kota kabupaten, nah di situ nanti kita akan gali literasi sejarahnya, budaya, potensi desanya karena ini akan menjadi program tahunan bukan hanya kickoff saja tapi program tahunan karena dari tahun 2026 ini kita akan kumpulkan dulu berbagai informasi kemudian akan di jadikan Program 2027,” katanya. (jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
