DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Festival Anyer-Panarukan Diluncurkan

post-img

FESTIVAL: Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meluncurkan Festival Anyer-Panarukan di Tower Bank BJB CO-Working, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10).


SERANG – Pemkab Serang ber­sa­ma Pemkab Situbondo melun­cur­kan Festival Anyer-Panarukan. Fes­tival ini sebagai kolaborasi dua daerah untuk memaksimalkan po­tensi lokal.

Peluncuran festival itu dilakukan di Tower Bank BJB CO-Working, Ja­karta Selatan, Sabtu (10/10). Turut hadir Menteri Desa dan Pem­bangunan Daerah Tertinggal Yan­dri Susanto dan pejabat lainnya.

Bupati Serang, Ratu Zakiyah, me­ngatakan program Anyer-Pana­ru­kan menjadi momentum yang sa­ngat bagus bagi Kabupaten Se­rang dan Situbondo.

“Dengan adanya kickoff ini kita ingin bersama-sama membangun kabupaten masing-masing dengan meng­gali potensi yang ada seperti yang disampaikan Pak Menteri (Men­des PDT) bagaimana kita bisa bersama-sama dengan kabu­pa­ten kota yang lain sehingga kita berhasil tidak sendiri tetapi juga nanti dapat bertumbuh bersama, ber­kembang bersama dengan kabupaten kota yang sama-sama me­lalui ekspedisi Anyer Pana­ru­kan,” kata Bupati.

Ia mengatakan, Kabupaten Serang yang sudah berusia 500 tahun ini juga menjadi momen untuk meng­hi­dupkan kembali sejarah lama jalan pos Anyer-Panarukan. “Jadi kita ingin mengangkat atau meng­hi­dupkan kembali sejarah itu tentu dengan mengangkat dan menggali potensi daerah masing-masing,” katanya.

Ia mengatakan, bisa saja program ini akan terintegrasi untuk destinasi wisata. “Memang sampai saat ini be­lum ada, tapi ke depan ka­mi akan berkoordinasi dengan pe­­merintah provinsi Banten,” ujarnya.

Zakiyah mengatakan, di Kabu­paten Serang banyak sekali wisata-wi­sata alam, eduwisata, wisata bahari, yang apabila diintegrasikan bisa menjadi pendapatan asli dae­rah yang luar biasa.

Sementara, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menga­takan program Anyer-Panarukan me­rupakan sesuatu yang baru. 

“Namun sebenarnya tidak terlalu baru juga jika kita membaca de­ngan baik sejarah di Republik ini ta­pi karena ini diagendakan oleh 2 kabupaten yakni Serang dan Si­tubondo akhirnya seolah-olah ada pertanyaan besar di benak kita apa sih sebenarnya agenda Anyer Panarukan ini,” katanya.

Ia mengatakan, Program Anyer-Pa­narukan adalah upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas ka­bupaten masing-masing ter­utama Serang dan Situbondo yang punya 2 spot utama yakni Anyer dan Panarukan. “Dari sejarah itu kita ingin men­jadi katalisator pembangunan di wi­layah kami itu saja tujuannya,” tegasnya. 

Ia mengatakan, kolaborasi ini men­jadi denyut nadi di kerja sama untuk tumbuh bersama, besar ber­sama dan naik kelas bersama. “Pertama ada ekspedisi dari Anyer Pa­narukan nanti kita akan visit ke berbagai kota kabupaten, nah di situ nanti kita akan gali literasi se­jarahnya, budaya, potensi desa­nya karena ini akan menjadi prog­ram tahunan bukan hanya kickoff saja tapi program tahunan karena dari tahun 2026 ini kita akan kum­pulkan dulu berbagai informasi ke­mudian akan di jadikan Program 2027,” katanya. (jek)