SERANG - Pemkab Serang bakal menindaklanjuti rekomendasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) selama program kuliah kerja mahasiswa (KKM) di Kecamatan Tanara.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa pada pelepasan mahasiswa peserta KKM UGM di Pendopo Bupati Serang, Jumat (12/8). Hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan dari UGM.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa UGM melakukan KKM di Kecamatan Tanara selama satu bulan. Mereka fokus pada pengembangan wisata religi serta penanganan lingkungan. KKM ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara Pemkab Serang dengan UGM dalam rangka pemberdayaan masyarakat.
Pandji mengatakan, kegiatan KKM mahasiswa UGM ini tidak hanya seremonial semata, melainkan harus ada program yang ditinggalkan kemudian ditindaklanjuti oleh Pemkab Serang. "Makanya saya minta hasil laporan selama KKM itu agar dipelajari oleh kami, kemudian akan kami tindaklanjuti," kata Pandji kepada wartawan.
Ia mengatakan, ada beberapa program yang bisa dikembangkan oleh Pemkab Serang. Seperti pengembangan destinasi wisata, penanggulangan bencana, pengembangan ekosistem mangrove, mengubah pola pikir warga agar memiliki kesadaran wisata serta penelitian terkait Syech Nawawi Al Bantani. "Hasil program itu nanti akan kami diskusikan dengan para kepala OPD sehingga dapat menentukan program ini OPD mana yang menjalani," jelasnya.
Tindaklanjut program ini tujuannya, kata Pandji, agar apa yang dihasilkan dari kegiatan KKM dapat menjadi program yang benar-benar menjadi hal yang bermanfaat bagi masyarakat.
Perwakilan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM dr Sudaryatno menyampaikan ada empat program yang menjadi fokus utama para mahasiswa KKN UGM ialah sanitasi dan kebersihan di kawasan objek wisata religi Syech Nawawi Al Bantani.
"Sehingga masyarakat memiliki touris minded, menjaga kebersihan dan sanitasi agar wisatawan dapat menikmati kunjungannya dengan nyaman," katanya.
Kedua yakni optimalisasi kotoran kerbau menjadi pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan warga sebagai pakan ikan untuk menyuplai kebutuhan pakan di tambak.
Ketiga, ialah optimalisasi kawasan tanaman mangrove dengan membuat objek wisata berbasis mangrove, dan terakhir ialah penanganan stunting. "Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta kegiatan KKN setahun sekali setiap tahunnya, tapi kami bisa laksanakan setahun dua kali," pungkasnya. (drp/jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
