DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Sekolah Swasta Harus Tingkatkan Kualitas

post-img

SERANG - Komisi II DPRD Kabupaten Serang meminta sekolah SMP swasta harus lebih me­ningkatkan kualitas­nya, agar mampu ber­saing dengan SMP negeri.

Diberitakan sebelum­nya, ada tiga sekolah SMP swasta di Kabu­paten Serang yang tutup akibat sedikitnya siswa di sekolah tersebut. 

Ketiga sekolah itu yakni SMP PGRI Bojonegara, SMP Kiragil Bojonegara dan SMP Nurul Hidayah Cikeusal. Ketiganya tutup pada 2021 dan 2022.

Ketua Komisi II Kabupaten Serang Suja'i A Sayuti mengatakan, sedikitnya peserta belajar di sekolah swasta merupakan bentuk dari kalahnya persaingan swasta dan negeri.

"Makanya SMP swasta harus meningkatkan kualitasnya supaya mampu bersaing," kata Suja'i kepada Radar Banten, Jumat (12/8).

Menurut Suja'i, tutupnya tiga sekolah swasta di Kabupaten Serang karena imbas dari kebijakan pusat yang menggratiskan biaya sekolah dari SD hingga SMA melalui dana BOS. "Wajar saja kalau orang pilih ke sekolah negeri daripada swasta, sudah mah bayar, kualitasnya di bawah negeri," kata politisi Partai Gerindra ini.

Menurutnya ini merupakan bagian dari kompetisi di dunia pendidikan. "Kalau sekolah swasta enggak berinovasi meningkatkan kualitas, cepat atau lambat pasti akan hilang," paparnya.

Suja'i mengatakan, beberapa sekolah swasta yang punya kualitas bagus malah mampu bersaing bahkan siswanya semakin tahun terus bertambah.

"Mereka bahkan bayaran jauh lebih besar, tapi karena lulusannya sudah terbukti bagus, banyak yang lolos SNMPTN, banyak peminatnya," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Aat Supriyadi mengatakan, terkait sekolah swasta pihaknya tidak punya kewenangan untuk bantuan biaya. "Kalau sekolah swasta itu punya dana abadi, pemasukan lain selain dana BOS Daerah, maka ya pasti bisa bertahan, tapi kalau tidak, dengan jumlah siswa sedikit pasti akan sulit," pungkasnya. (drp/jek)