DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Dindikpora Cetak Siswa Cinta Lingkungan

post-img

PANDEGLANG - Dinas Pendidikan Ke­pemudaan dan Olahraga (Dindik­pora) Kabupaten Pandeglang berkomit­men mencetak siswa yang cinta terha­dap lingkungan. Adapun upaya dilaku­kan Dinas Pendidikan, yaitu dengan memasukan Pendidikan Lingkungan Hidup dalam muatan lokal di sekolah. 

Sekretaris Dindikpora Pandeglang Sutoto mengatakan, dalam upaya mencetak siswa agar mencintai ling­kungan maka perlu ditanamkan pem­belajaran tentang lingkungan hidup dari sejak dini. 

"Hari ini (kemarin) telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama, antara Yayasan Alabama Indo­nesia Lestari dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Isinya adalah untuk melaksanakan muatan lokal pendidikan lingkungan hidup dan pembelajaran konservasi yang masuk dalam kurikulum," katanya kepada Radar Banten, Senin (13/6).

Sutoto menjelaskan, muatan lokal pendidikan lingkungan hidup pada tahun ini akan diterapkan di kelas 4 SD. Rencananya akan dilaksanakan di 24 sekolah yang menjadi pilot project. 

"Kalau targetnya 2024 itu sudah diajarkan di semua SD dan SMP. Jadi pendidikan lingkungan hidup ini dimasukan dalam bahan ajar dalam muatan lokal itu utamanya pendidikan karakter mencintai lingkungan kepada semua warga sekolah," ujarnya.

Intinya, bagaimana menanamakan pembiasaan kepada kepala sekolah, guru-guru, serta anak didik agar cinta terhadap lingkungan. Sehingga sadar dalam pelestarian lingkungan hidup di sekitarnya. "Kita juga akan men­do­rong kepada kearifan lokal Pandeg­lang. Jadi warga se­kolah akan diminta menanam tana­man yang sekiranya perlu dilestarikan di halaman sekolah," harapnya. 

Sutoto menilai, pelestarian lingkungan itu bagian dari mitigasi bencana. Terlebih Kabupaten Pandeglang masuk daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. 

"Karena Pandeglang ini kan rawan bencana jadi perlu ada mitigasi ben­cana. Upaya mitigasi bencana ini kita dorong melalui pendidikan lingkungan hidup," jelas pria berkacamata ini. 

Direktur Yayasan Alabama Indonesia Lestari Yosep Aulia Rahman berharap, Dindik­pora beserta jajaran bisa bekerja sama mengaplikasikan pendidikan ling­kungan hidup di Kabupaten Pandeglang. 

"Menurut kami ini bagian dari sejarah, kita bisa memulai pendidikan ling­kungan hidup di Kabupaten Pandeglang. Nanti bagaimana pendidikan lingku­ngan hidup ini menjadi muatan lokal di sekolah. Harapannya sebagian besar kawasan konservasi bisa terjaga dengan baik, sehingga kita mengawali untuk mencetak generasi peduli terhadap lingkungan," tukasnya.(mg-01/tur)