DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

PMI Banten Bangun Klinik Hemodialisa

post-img

SERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten membangun klinik hemodialisa di Markas PMI Banten, Kalodran, Kota Serang. Pele­takan batu pertama pembangunan klinik tersebut dilakukan oleh Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah pada Rabu (13/7). 

Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pembangunan klinik hemodialisa merupakan amanat dari Pemerintah Pusat. Yakni PMI diamanatkan membantu pemerintah dalam bidang penanganan kebencanaan dan ke­sehatan.

Ia mengatakan, klinik hemodialisa dibangun untuk melayani masyarakat yang mengidap gagal ginjal. Mengingat pengidap gagal ginjal di Banten cukup tinggi.

“Pembangunan klinik ini menggu­nakan dana hibah dari Pemprov Banten. Kami rencanakan tahun ini satu lantai dulu,” katanya.

Ia mengatakan, untuk membangun satu lantai membutuhkan anggaran Rp1,6 miliar. Kemudian tahun berikutnya akan dilanjutkan pemba­ngunan lantai kedua. “Kami targetkan tahun 2023 sudah bisa beroperasi,” ujarnya.

Dikatakan Tatu, segala persyaratan untuk pembangunan klinik tersebut sudah disiapkan. Karena itu, pihaknya optimistis tahun depan dapat ber­operasi.

Ketua Pelaksana Pembangunan Klinik Hemodialisa PMI Banten Amrin Nur mengatakan, sebelum melakukan pembangunan pihaknya sudah studi tiru terlebih dahulu ke daerah lain.

“Kita sudah berkonsultasi ke PMI Pusat. Dari PMI Pusat mereko­men­dasikan studi tiru ke PMI Solo, kita belajar pembangunannya, pelayanan, hingga manajemen operasionalnya,” katanya.

Dikatakan Amrin, secara hitung-hitungan pendapatan klinik ini belum bisa dikatakan untung. Namun pihaknya berniat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Sesuai dengan amanat Ibu (Ratu Tatu Chasanah, red), pelayanan masyarakat paling utama,” pungkasnya. (jek/bie)