DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Warga Minta Jalan Goyang Lidah Dipasang PJU

post-img

CIPEUCANG - Sejumlah masyarakat dan pengguna jalan meminta agar ruas Jalan Labuan-Pandeglang, tepat­nya di Jembatan Goyang Lidah di Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi jembatan yang gelam dikeluhkan masyarakat, karena rawan kecelakaan.

Achmad Fauzi Aminullah, warga setempat mengatakan, setiap malam kondisi jalan selalu gelap. Hal itu menyebabkan warga, khususnya para pengguna jalan merasa khawatir terjadi kecelakaan.

"Sering terjadi kecelakaan karena memang jalannya gelap. Sampai sekarang dan enggak ada solusi dari pemerintah,” katanya di lokasi, kemarin. 

Untuk itu, dia meminta kepada dinas terkait turun ke lapangan. Jangan biarkan jalanan tersebut gelap gulita. Apalagi, jalan itu merupakan jalur wisata yang banyak dilintasi wisatawan.

"Kalau lewat sini malam-malam harus hati-hati, karena udah banyak kejadian (kecelakaan-red). Ya kejadian­nya karena itu, enggak ada lampu penerangannya. Makanya harus hati-hati supaya enggak terjadi kecelakaan,” ujarnya. 

Muhammad Kabir, warga Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang mengaku, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak delapan tahun terakhir. Akibatnya, banyak terjadi kecelakaan baik sepeda motor maupun mobil.

"Sering sekali kecelakaan. Makanya, mudah-mudahan ke depan bisa segera dipasang lampu penerangan supaya enggak ada kecelakaan," ungkapnya. 

Sekretaris Komisi III DPRD Pandeg­lang Ade Muamar mengaku akan membantu menyampaikan keluhan tersebut melalui anggota DPRD Banten. Soalnya, kata dia, kewenangan me­masang PJU di lokasi tersebut adalah Balai Transportasi Darat wilayah Banten Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Karena jalan itu bukan kewenangan Pemkab, maka sebaiknya pemerintah daerah segera menyampaikan keluhan masyarakat kepada Pemprov Banten. Karena mereka yang memiliki kewena­ngan untuk memasang lampu penera­ngan di ruas jalan itu,” tukasnya.(dib)