SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berbicara soal pembangunan berkelanjutan di hadapan 37 pimpinan perguruan tinggi di Indonesia. Ia menyampaikan soal pembangunan pentahelix ata kolaborasi.
Tatu mengisi keynote speaker pada Lokakarya Nasional UI Green Metric untuk Indonesia Bagian Barat tahun 2022 di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Selasa (13/9).
Pada kesempatan itu, Tatu menyampaikan pembangunan berkelanjutan dengan konsep pentahelix. Konsep ini, merupakan kolaborasi bersama semua unsur dalam menjalankan pembangunan.
"Pembangunan yang kita jalankan saat ini menggunakan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi atau pakar, dan media," ujar Tatu.
Ia mengatakan, dalam konsep pentahelix ini, pihaknya sangat mengharapkan keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan. Menurutnya, perguruan tinggi memilkki peran dan kontribusi dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan.
Peran dan kontribusi itu antara lain menjadi pusat unggulan serta fasilitator dan katalisator dalam pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.
Kemudian, perguruan tinggi juga dapat mengembangkan studi kebijakan yang mendukung pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, kata Tatu, perguruan tinggi juga dapat menjadi mitra kerja pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyusun landasan regulasi dan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan.
"Perguruan tinggi juga dapat memberikan masukan dan kritikan membangun terkait monitoring dan evaluasi pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah dilaksanakan kepada pihak dan instansi terkait," ujarnya.
Dikatakan Tatu, sebagai wujud kolaborasi pentahelix tersebut, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas. Kerjasama dilakukan untuk melakukan berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat.
"Kerjasama ini dijalin dengan tujuan menjadi mitra Pemkab Serang dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Serang," ucapnya.
Rektor Untirta Profesor Fatah Sulaiman mengatakan, lokakarya itu diikuti oleh 37 perguruan tinggi di Indonesia Bagian Barat. Lokakarya dilakukan secara langsung dan virtual.
Fatah menilai, konsep pembangunan berkelanjutan yang disampaikan Bupati Serang sudah sejalan dengan yang dicanangkan oleh perguruan tinggi. "Outputnya bisa diimplementasikan oleh masing-masing perguruan tinggi," ujarnya.
Sementara, Ketua UI Green Metric World University Rankings, Profesor Riri Fitri Sari mengapresiasi Untirta dan Pemkab Serang yang sudah menjadi host pertemuan UI green matric word university ranking net untuk Indonesia bagian barat. Lokakarya serupa dijalankan di 81 negara atau 960 univerisitas seluruh dunia.
“Tapi semua formatnya saling berbagi, kolaborasi dalam rangka konsep pembangunan berkelanjutan,” ujar Riri. (jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
