DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Tatu Sampaikan Konsep Pembangunan

post-img

SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berbicara soal pembangunan berkelanjutan di hadapan 37 pimpinan perguruan tinggi di Indonesia. Ia menyam­paikan soal pembangunan pe­ntahelix ata kolaborasi.

Tatu mengisi keynote speaker pada Lokakarya Nasional UI Green Metric untuk Indonesia Bagian Barat tahun 2022 di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Desa Sin­dang­sari, Kecamatan Pabuaran, Selasa (13/9). 

Pada kesempatan itu, Tatu menyam­paikan pembangunan berkelanjutan dengan konsep pentahelix. Konsep ini, merupakan kolaborasi bersama semua unsur dalam menjalankan pembangunan.

"Pembangunan yang kita jalankan saat ini menggunakan konsep penta­helix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi atau pakar, dan media," ujar Tatu.

Ia mengatakan, dalam konsep penta­helix ini, pihaknya sangat meng­harapkan keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan. Menurutnya, perguruan tinggi memilkki peran dan kontribusi dalam menjalankan pem­bangunan berkelanjutan.

Peran dan kontribusi itu antara lain menjadi pusat unggulan serta fasilitator dan katalisator dalam pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Kemudian, perguruan tinggi juga dapat mengembangkan studi kebijakan yang mendukung pelaksanaan penca­paian tujuan pembangunan berke­lanjutan. 

Selain itu, kata Tatu, perguruan tinggi juga dapat menjadi mitra kerja peme­rintah daerah dan pemangku kepen­tingan lainnya dalam menyusun landasan regulasi dan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berke­lanjutan.

"Perguruan tinggi juga dapat mem­berikan masukan dan kritikan mem­bangun terkait monitoring dan evaluasi pelaksanaan tujuan pemba­ngunan berkelanjutan yang telah dilaksanakan kepada pihak dan instansi terkait," ujarnya.

Dikatakan Tatu, sebagai wujud kola­borasi pentahelix tersebut, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas. Kerjasama dilakukan untuk melakukan berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat. 

"Kerjasama ini dijalin dengan tujuan menjadi mitra Pemkab Serang dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Serang," ucapnya.

Rektor Untirta Profesor Fatah Sulai­man mengatakan, lokakarya itu diikuti oleh 37 perguruan tinggi di Indonesia Bagian Barat. Lokakarya dilakukan secara langsung dan virtual.

Fatah menilai, konsep pembangunan berkelanjutan yang disampaikan Bupati Serang sudah sejalan dengan yang dicanangkan oleh perguruan tinggi. "Outputnya bisa diimplementasikan oleh masing-masing perguruan tinggi," ujarnya. 

Sementara, Ketua UI Green Metric World University Rankings, Profesor Riri Fitri Sari mengapresiasi Untirta dan Pemkab Serang yang sudah menjadi host pertemuan UI green matric word university ranking net untuk Indonesia bagian barat. Lokakarya serupa dija­lankan di 81 negara atau 960 univerisitas seluruh dunia. 

“Tapi semua formatnya saling berbagi, kolaborasi dalam rangka konsep pembangunan berkelanjutan,” ujar Riri. (jek)