DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Enggak Perawatan, Aku Dipulangkan

post-img

Anget-anget kotoran ayam, begitulah penggambaran Siti (26) nama samaran, tentang rasa cinta Jiun (27) terhadapnya. Baru setahun berumah tangga, Siti dipulangkan hanya gara-gara tidak perawatan.


Jiun hanya sayang ketika masih pacaran dan penampilan Siti yang menawan, namun setelah menikah dan mengetahui semua hal masing-masing, Jiun berubah sikap yang tadinya mesra, jadi seolah tak ada rasa.

Siti merupakan wanita asal Anyer, cantik, dan sosok perempuan berprestasi selama sekolah dulu. Ia mengenal Jiun saat hangout bareng teman ke salah satu destinasi wisata.

Waktu itu tingkah laku Jiun agak berbeda terhadap Siti dibandingkan ke yang lain, seperti lebih perhatian, sering ngajak ngobrol, ujung-ujungnya minta nomor WhatsApp.

Setelah itu komunikasi mereka terus berlanjut hingga pertemuan berikutnya keduanya mulai saling tumbuh rasa cinta. Waktu itu Siti bekerja sebagai seles produk kecantikan.

Sedangkan Jiun seorang kurir di perusahaan jasa pengiriman barang. Setiap weekend keduanya pasti melepas rindu, tak peduli jarak nan jauh antara Jakarta - Anyer, mereka menjalin hubungan selama setahun lebih.

Hingga akhirnya kedua melangkah ke jenjang pernikahan, kedua keluarga merestui, mereka resmi menjadi sepasang suami istri.

Di awal rumah tangga, Siti diajak tinggal di Jakarta, mengontrak, dan hidup sederhana. Sejak saat itu pula Siti tak lagi bekerja, mengurus rumah dan suami.

Saat tinggal berdua itulah, seiring berjalannya hari Jiun mulai tak seromantis dulu. Sering cuek dan jarang bercengkrama saat berdua.

“Dia pulang kerja main hape, kadang pergi lagi nongkrong sama temennya,” keluh Siti.

Semakin lama Siti merasa jengah, ia pun protes dengan mengeluh pada Jiun. Bukannya ditanggapi baik-baik, Jiun malah emosi dan marah-marah.

Mereka ribut terus setiap hari, sampai Jiun pulang ke rumah orangtuanya. Hingga akhirnya, datang teteh ipar dan menasihati Siti agar lebih rajin dandan.

“Ternyata masalahnya di perawatan, atuh dulu mah iya aja saya perawatan karena tuntutan pekerjaan, sekarang, dia ngasih uang buat saya perawatan aja enggak,” keluhnya.

Siti pun kembali memarahi Jiun karena sudah curhat yang macam-macam pada keluarga. Mereka ribut lagi sampai akhirnya Jiun meminta Siti membereskan pakaian.

“Dia anterin saya pulang ke Anyer,” katanya.

Sebulan kemudian datang surat perceraian, Siti menandatangani dan kini menjanda dan bekerja sebagai pegawai hotel.

Ya ampun, sabar ya Teh. (drp)