REVITALISASI : Revitalisasi Alun-alun Kota Serang kembali mengalami kemunduran.
Proyek Rp48,5 Miliar Masih Tahap Review dan Lelang
SERANG – Revitalisasi Alun-alun Kota Serang kembali diundur. Pekerjaan yang sebelumnya ditargetkan mulai pada April 2026 diundur ke awal Mei 2026. Namun, hingga kini proyek strategis Pemkot Serang itu belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu proses administrasi, review Inspektorat, hingga tahapan pelelangan proyek.
Meski begitu, Pemkot Serang memastikan proyek penataan ruang publik senilai Rp48,5 miliar tersebut tetap akan direalisasikan tahun ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan wajah ibu kota Provinsi Banten.
Berdasarkan data pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), tercatat sebanyak 44 perusahaan mengikuti tender proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Serang tersebut. Saat ini, Pemkot Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) masih menunggu hasil evaluasi proses pelelangan dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, pihaknya saat ini melakukan kaji ulang terhadap sejumlah komponen proyek agar pelaksanaan pembangunan lebih matang. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi adanya perubahan pekerjaan atau contract change order (CCO) saat proyek berjalan. “Kita melakukan kaji ulang karena ada beberapa hal yang belum pas, terutama terkait kenaikan harga dan juga analisa terhadap upah serta komponen lainnya,” ujar Iwan, Senin (18/5).
Ia menjelaskan, revitalisasi Alun-alun Kota Serang merupakan salah satu program strategis daerah yang membutuhkan perencanaan detail agar proses pembangunan berjalan sesuai target.
Selain menyesuaikan komponen harga dan upah, kaji ulang juga dilakukan untuk menyempurnakan konsep perencanaan yang sebelumnya telah disusun bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang. “Tujuannya agar saat pelaksanaan nanti tidak ada lagi CCO atau perubahan pekerjaan di tengah jalan. Jadi semuanya disempurnakan lebih awal,” terangnya.
Iwan mengungkapkan, proses pelelangan proyek sepenuhnya menjadi kewenangan BPBJ Kota Serang. Sedangkan, DPUPR hanya menunggu hasil evaluasi dan penetapan pemenang tender. “Informasi yang saya dapat memang ada hampir 50 perusahaan yang ikut. Saat ini kami tinggal menunggu hasil evaluasi proses pelelangan dari BPBJ,” tuturnya.
Ia mengatakan, pihaknya tidak ikut campur dalam tahapan proses lelang karena seluruh mekanisme pengadaan telah diatur sesuai ketentuan. Evaluasi teknis dari DPUPR baru akan dilakukan setelah proses penetapan pemenang tender selesai dilakukan BPBJ. “Saya sendiri tidak boleh ikut campur dalam proses itu. Nanti setelah ada pemenang atau gambaran hasilnya, baru kita evaluasi bersama-sama,” tegasnya.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi berharap pembangunan tahap awal revitalisasi Alun-Alun Kota Serang dapat dimulai pada Juni 2026 mendatang. Ia meminta seluruh proses administrasi dan lelang dapat segera diselesaikan agar target penyelesaian proyek tidak mengalami keterlambatan terlalu jauh. “Targetnya bulan depan (Juni-red) sudah mulai pembangunan tahap awal supaya lebih cepat, karena kita mengejar Desember sudah selesai dan bisa launching,” ujar Budi.
Diketahui, revitalisasi Alun-Alun Kota Serang menjadi salah satu proyek penataan ruang publik terbesar yang direncanakan Pemkot Serang pada tahun 2026. Proyek tersebut dibiayai melalui APBD murni Kota Serang dengan total anggaran mencapai sekitar Rp48,5 miliar. (nrl/nna)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
