DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

SDN Baketor Didik Siswa Berjiwa Sosial

post-img

BOJONEGARA - SDN Baketor memiliki program Jumat berkah yang dinilai mampu memupuk jiwa sosial pada siswa. Aktivitas ini merupakan salah satu program wajib bagi guru dan siswa setiap hari Jumat.

Program Jumat berkah ini diawali dengan shalat Dhuha guru dan siswa di lapangan sekolah. Kemudian, para siswa juga diajak bersedekah memberi makan fakir miskin dan dhuafa di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara.

Seluruh siswa dan guru melakukan infak seikhlasnya, uang dari infak tersebut diberikan kepada ibu-ibu PKK untuk diolah menjadi ma­kanan yang lezat dan bergizi.

Setelah makanan terbungkus rapi, para siswa akan membagikan keliling kampung mengunjungi rumah warga miskin dan dhuafa.

Kepala SDN Baketor Toha Karya mengatakan, program Jumat berkah sudah berjalan sejak 2019. Namun selama dua tahun Pandemi sempat terhenti dan sekarang aktif lagi. "Dengan program Jumat berkah ini, siswa dilatih untuk memiliki jiwa sosial," kata Toha kepada Radar Banten, Minggu (18/9).

Dijelaskan Toha, program Jumat berkah ini sudah mendapat kesepakatan dengan orang tua siswa dan seluruh dewan guru. "Para orang tua siswa tentu mendukung, ini program positif, selain diajarkan ibadah salat Dhuha, siswa juga dididik untuk bersedekah," jelasnya.

Toha mengungkapkan, jumlah siswa SDN Baketor saat ini 337 siswa, 13 guru dengan operator. Sedangkan ruang belajar hanya ada tujuh ruang, jumlah tersebut dinilai masih kurang. "Harusnya ada sembilan, kurang tiga ruangan, tapi rencana pembangunan akan dilakukan 2023," ujarnya.

Pengawas SD Bojonegara Ucup Kusnandar mengapresiasi program Jumat berkah di SDN Baketor. Ia menilai, hal itu patut menjadi contoh bagi sekolah lain di Bojonegara.

"Baguslah, kami sangat mendukung, pendidikan itu kan bukan hanya belajar ilmu umum, tapi pembentukan karakter baik juga pada siswa," pungkasnya. (drp/jek)