DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Kemenangan untuk Gina

post-img

Brukk! Gina menjatuhkan tu­buhnya ke atas sofa. Ranselnya dibiarkan tergeletak di lantai. Kedua tangan terlipat di dada, wajahnya tampak cemberut.

“Eh, datang-datang kok marah-marah? Bukannya baca salam,” tegur Ibu yang sedang menyapu lantai sambil mendekati putrinya.

Gina semakin manyun. Wajahnya basah oleh keringat. Ibu menatap­nya lekat.

“Hari ini aku kesal, Bu. Di kumite t...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 30.000*/Bulan