PANDEGLANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mulai menghitung kendaraan dinas (randis) untuk dilelang. Upaya tersebut dulakukan untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lolos seleksi tahun lalu.
Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sunarto mengakui sedang melakukan pendataan terhadap randis di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Kita sedang mendata randis untuk dilelang. Kita lelang untuk membayar gaji P3K dan CPNS (ASN-red)," katanya kepada Radar Banten, kemarin.
Selain melelang randis, pihaknya juga sudah melakukan penghitungan untuk refocusing anggaran. Soalnya, pembayaran gaji P3K dan calon ASN tersebut akan dilakukan di bulan Oktobet mendatang.
"Oktober nanti kita bayarkan gajinya, sekarang sedang kita hitung. Kemungkinan besar kita akan lakukan refocusing anggaran. Ya mau bagaimana lagi, karena memang anggaran yang kita miliki tidak ada, mau tidak mau harus melakukan refocusing anggaran," ujarnya.
Sunarto mengatakan, alasan Pemkab tidak memasukan alokasi anggaran untuk pembayaran gaji tersebut karena dijanjikan ditanggung Pemerintah Pusat. Namun, di tengah perjalanan dibebankan kepada daerah. "Mereka ditetapkan sebagai pegawai di pertengahan tahun anggaran. Nah kita tidak anggarkan karena awalnya dijadikan beban Pusat bukan daerah," ungkapnya.
Alokasi anggaran yang dibutuhkan setiap bulan untuk membayar gaji ribuan P3K dan CASN dikisaran Rp10 miliar lebih. Saat ini, Pemkab tidak memiliki anggaran lain untuk menutupi kebutuhan anggaran sebesar itu.
"Hitung-hitungan kasarnya diangka Rp10 miliaran, itu baru hitungan kasar. Tetapi, nggak akan jauh dari hitungan itu, yang ngitungnya BKPSDM," jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Mochamad Amri mengakui telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran untuk gaji ribuan pegawai baru tersebut.
"Sudah kita hitung sejak bulan kemarin. Kita sudah rapatkan dengan semua instansi terkait agar anggaran yang dibutuhkan itu bisa didapatkan. Tetapi memang, kita masih menghitung dulu terkait anggaran yang ada, karena kita nggak punya anggaran sebesar itu," tukasnya.(dib/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
