DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Camat Diminta Berinovasi

post-img

CARENANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta para camat mengembangkan inovasi dalam hal ketahanan pangan. Camat harus mam­pu memotivasi warga dengan langsung turun tangan melalui inovasinya.

Tatu mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi budidaya ikan nila yang dilakukan oleh Camat Carenang Arif Roikhan. Ia juga menyampaikan selamat atas panen perdana ini.

"Berkat semangat dan kemauan untuk berkarya melalui budidaya ikan nila ini, pak camat bersama kita semua bisa panen raya," kata Tatu usai panen raya ikan nila sistem bioflok di halaman Kantor Camat Carenang, Selasa (20/9)..

Apa yang dilakukan oleh di Kecamatan Carenang ini, kata Tatu, layak menjadi motivasi dan percontohan bagi keca­matan lainnya untuk memaksimalkan potensi di setiap wilayah.

"Para camat harus mampu mengem­bangkan potensi jadi program keta­hanan pangan, tentu harus punya ino­vasi, tidak mesti budidaya ikan, bisa wisata desa atau lainnya," ujarnya.

Direktur Pengembangan Sosial Bu­daya dan Lingkungan Desa dan Per­desaan, Direktorat Jenderal Pemba­ngunan Desa dan Perdesaan pada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI Teguh Hadi Sulistiono mengatakan, sistem bioflok menjadi salah satu percontohan yang akan diterapkan di daerah lain.

Teguh menyampaikan, ada dua manfaat yang bisa dirasakan dari bu­didaya ikan nila sistem bioflok, yakni penguatan ketahanan pangan dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. "Saya mengimbau agar masyarakat berusaha lebih keras dan semangat dalam menciptakan keta­hanan pangan," imbaunya. 

Camat Carenang Arif Roikhan menga­ta­kan, budidaya ikan nila bioflok men­jadi salah satu dari empat inovasi pe­ngembangan ekonomi di kecamatan­nya. Semangatnya untuk memberikan contoh kepada setiap desa dan masya­rakat tentang ketahanan pangan.

Arif mengatakan, pemerintah desa dapat melakukan hal yang sama, terlebih lagi saat ini 20 persen dana desa harus dialokasikan untuk program ketahanan pangan. “Kita memberi con­toh dahulu supaya setiap desa dapat mengikuti,” pung­kasnya. (drp/jek)