DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Data Honorer Banyak Bermasalah

post-img

SERANG - Ratusan pegawai honorer mendatangi Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabu­paten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas.

Mereka mendatangi kantor BKPSDM ingin mengurus datanya yang bermasalah karena tidak bisa registrasi di aplikasi milik Badan Kepegawaian Nasional (BKN) setelah dilakukan pendataan oleh masing-masing OPD yang diserahkan ke BKPSDM.

Plt Kepala BKPSDM Kabu­paten Serang Surtaman mengatakan, pihaknya ti­dak menampik banyak tenaga honorer yang men­­datangi kantornya karena data yang bermasalah. "Be­berapa hari ini memang selalu banyak yang datang, karena mereka tidak bisa registrasi di aplikasi yang disiapkan BKN," katanya, Jumat (23/9).

Surtaman mengatakan, mereka tidak bisa registrasi karena nomor induk kependudukan (NIK) nya salah. "Ada kesalahan angka NIK, kemu­dian ada juga NIK nya sudah digunakan orang lain," ujarnya.

Pihaknya sebelumnya sudah menerima data tenaga honorer dari OPD sebanyak 6.840 orang. Data itu kemudian di eksplor ke aplikasi milik BKN. "Nah setelah datanya dieksplor, mereka harus registrasi masing-masing," ucapnya.

Setelah melakukan registrasi, lanjut Surtaman, para tenaga honorer akan diminta untuk mengupload dokumen persyaratan. Di antaranya, surat keputusan (SK) kerja yang dikeluarkan minimal satu tahun terakhir. “ kalau tidak regist­rasi datanya tidak bisa masuk ke BKN,” katanya.

Setelah datanya tidak bermasalah, pihaknya akan melakukan verifikasi dan validasi data. Kemudian juga diberikan masa sanggah bagi pihak yang keberatan atas data tersebut. “Jadi data yang kita terima sebanyak 6.840 orang itu bisa saja berubah setelah verifikasi validasi dan masa sanggah,” ujarnya.

Pendataan tenaga honorer merupakan arahan dari Pemerintah Pusat menyusul rencana kebijakan penghapusan tenaga honorer. Namun, Pemkab Serang juga belum mengetahui pasti nasib honorer yang didata karena belum ada petunjuk lanjutan dari Pemerintah Pusat. 

Seorang tenaga honorer yang men­datangi kantor BKPSDM Fatma menga­takan, ia tidak mengetahui penyebab tidak bisa registrasi ke aplikasi BKN. "Pas saya mau registrasi enggak bisa, disuruh datang ke sini (kantor BKP­SDM), enggak tau masalahnya apa," katanya. (jek)