DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Gengster Serang Karyawan Pabrik

post-img

SERANG KARYAWAN: Kawanan gengster menyerang karyawan sebuah pabrik di Batu Ceper, Kota Tangerang, Sabtu, 23 dinihari.(Tangkapan layar disway.id)


TANGERANG-Dua orang karyawan sebuah pabrik di Batu Ceper, Kota Tangerang, diserang kawanan gengster, Sabtu (23/7) dinihari. Akibatnya, satu orang karyawan yang belum diketahui identitasnya itu terluka sabetan senjata tajam (sajam). 

Aksi penyerangan itu terekam oleh kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Pantauan disway.id, berdasarkan postingan video yang diviralkan oleh akun @viralciledug melalui akun @abouttngid itu, disebutkan satu orang karyawan menga­lami luka sabetan cerulit di bagian perut, hingga harus mendapatkan delapan jahitan.

Tidak hanya itu, telepon genggam milik korban juga dirampas oleh pelaku sebelum pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Video penyerangan di Jalan Pembangunan I, Batu Ceper, Kota Tangerang itu tidak disebutkan berapa jumlah pelaku dan motor yang digunakan kawanan begundal ini. 

Namun, anggota gengster tiba-tiba datang dengan mengendarai sepeda motor langsung menyerang dua orang karyawan. Keduanya berusaha menyelamatkan diri, tapi terus dikejar para pelaku. 

Satu orang karyawan tertangkap dan tak bisa menghindar dari kebrutalan pelaku. Korban ditendang beberapa kali hingga tersungkur di depan pintu gerbang pabrik.

Saat terjatuh, kepala korban diinjak oleh seorang pelaku yang yang mengenakan setelan celana pendek hitam, kaus putih, dan topi hitam, sambil menenteng cerulit. 

Beruntung, korban masih bisa menyelamat­kan diri dengan masuk ke dalam area pabrik. Sementara, pelaku berjalan santai ke arah teman-temannya yang berada di atas sepeda motor.

Namun, saat kawanan gengster tersebut hendak pergi meninggalkan lokasi, satu orang pelaku yang mengenakan celana panjang dan sweater, kembali turun dari sepeda motor dan berlari ke arah pintu gerbang pabrik sambil membawa cerulit.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Tange­rang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sudjana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ter­­sebut. Namun, Sudjana masih enggan mem­­beri keterangan lebih lanjut lantaran masih dalam penyelidikan. ”Iya betul, saat ini masih dilidik,” pungkasnya. (Disway.id/nda)