DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Olah Sampah Hingga Bangun Kebun Hidroponik

post-img

PABUARAN - Warga Kampung Birai, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran mengolah sampah plastik menjadi pot tanaman dan membangun kebun hidroponik.

Hal ini dilakukan guna persiapan Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2022. Warga mulai berbenah jelang diadakannya roadshow penilaian LKBA pada September 2022.

Pantauan Radar Banten, Rabu (24/8), sejumlah ibu-ibu di Kampung Birai sudah sibuk mengumpulkan sampah plastik bekas kemasan mineral di pekarangan rumah.

Sampah itu dipisahkan dari merek kemasan, kemudian dicat menyesuaikan warna pagar bambu yang sudah terpasang baik di pekarangan rumah maupun di pinggir jalan. Tak hanya itu, di lokasi lainnya tampak beberapa warga tengah menyiram tanaman hidroponik yang sudah mulai lebat daunnya. Hampir setiap hari warga merawat dan menjaga keasrian lingkungan.

Babinsa Koramil Pabuaran Sertu Deny Rahmatullah mengatakan, persia­pan yang dilakukan warga sudah di­mulai awal Agustus 2022. Tahap pertama, warga melakukan pemagaran bam­bu dengan tema semangat kemer­dekaan, kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan ling­kungan. "Sekarang mulai ke tahap penghijauan, tapi bikin pot tanaman dulu dari sampah kemasan mineral," kata Deny.

Setelah itu, warga mulai menyiapkan benih tanaman sayuran seperti pakcoy, sawi, cabai, terong dan tomat dengan menggunakan sistem hidroponik. "Supaya nanti kalau sudah panen, warga tak perlu lagi membeli bahan masakan dasar, semuanya tinggal petik saja," ungkapnya. 

Kepala Desa Tanjungsari Zainal Arifin me­ngatakan, ongkos penataan lingku­ngan di Kampung Birai mengandalkan dua sumber dana yakni dari dana desa dan iuran warga.

"Kalau cuma mengandalkan dana desa saja mah pasti kurang," katanya.

Apalagi, lanjut Zainal, penataan dilakukan di dua lingkungan yakni RT 14 dan 15, RW 05. Selain itu, selama menunggu jadwal penilaian yang dilaksanakan antara Oktober atau November diperlukan biaya perawatan.

"Tapi kami optimistis, dengan ang­garan yang ada, bisa merawat dan memberikan hasil terbaik saat pe­nilaian," pungkasnya. (drp/jek)