DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Pedagang Pasar Baros Bakal Direlokasi

post-img

SERANG - Pemkab Serang sedang menyiapkan relokasi para pedagang Pasar Baros ke tempat sementara. Agenda ini merupakan bagian dari rencana pemba­ngunan Pasar Baros oleh Pemerintah Pu­sat pada tahun ini.

Saat ini Pemkab Serang sedang menyiap­kan tempat relokasi sementara untuk para pedagang selama proses pemba­ngunan. Relokasi ke lapangan Kecamatan Baros direncanakan pada minggu ketiga Agustus 2022. 

Di lahan seluas 4.000 meter persegi itu, pedagang mendapatkan kios sementara. “Kita libatkan semua dinas untuk menyiap­kan tempat sementara,” kata Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa usai rapat koordinasi persiapan pemba­ngunan Pasar Baros di Aula Brigjen KH Syam’un, Pemkab Serang, Senin (25/7).

Untuk proses pembangunan, kata Pandji, pihaknya sedang menyusun detail engi­neering design (DED) untuk pembangunan Pasar Baros. DED akan selesai pada awal Agustus 2022.

Setelah DED-nya selesai, pihaknya akan menyerahkan ke Pemerintah Pusat. Kemudian proyek pembangunan Pasar Baros itu diharapkan akan dilelang pada pertengahan Agustus 2022.

“Harapan kami lebih cepat lebih baik. Awal September kalau bisa sudah mulai pembangunan,” kata Pandji. 

Pasar Baros rencananya akan dibangun dua lantai. Di dalamnya, akan dibuat 345 kios dan los untuk menampung 202 pedagang kios dan 143 pedagang kaki lima (PKL).

Pandji mengatakan, pedagang yang saat ini aktif di Pasar Baros sudah didata supaya tidak ada pedagang baru yang ma­suk. “Jadi, yang menggunakan kios itu nantinya pedagang yang sudah kita data,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perin­dus­­trian dan Perdagangan (Diskoum­pe­rindag) Kabupaten Serang Adang Rah­mat mengatakan, rencana pemba­ngunan Pasar Baros hingga kini belum ada kendala.

Disinggung soal pembuatan DED lama, ia beralasan karena ada beberapa penye­suaian yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. “Masih ada penyesuaian dari PU pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Adang mengaku sudah menyosialisasikan rencana relokasi sementara untuk para pedagang. “Akhir Agustus kita targetkan para pedagang sudah menempati tempat sementara,” pungkasnya. (jek/bie)