DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Enggak Bisa Lepas dari Ortu, Maman Sibuk Berburu

post-img

Maman (26) nama samaran, sudah tak bisa lagi menahan kesabaran menghadapi kelakuan istrinya, sebut saja Lili (25). Sering kabur-kaburan pulang ke rumah orangtua, Maman sibuk berburu alias mencari istri baru. Astaga.

Rumah tangga mereka yang baru seumur jagung pun berujung perceraian. Maman menggugat cerai Lili dan kini menjadi duda tajir di Tanggerang Selatan.

“Daripada pulang ke rumah ortu aja, mending saya nyari istri baru,” kata Maman saat curhat dengan Radar Banten di halte bus di Kota Serang, Minggu (26/6).

Padahal, kata Maman, sejak sebelum menikah, ia dan Lili sudah sepakat akan tinggal di Tangerang lantaran Maman bekerja di sana sebagai pegawai di salah satu Rumah Sakit.

Maman pun mencukupi semua kebutuhan istri mulai dari tempat tinggal, kendaraan, keuangan sampai emas berlian keinginan Lili pun dibelikan. “Saya tuh sebenernya mah sayang banget sama dia,” akunya.

Mereka hanya menjalani proses pacaran selama lima bulan, setelah itu keyakinan Maman pun muncul dan mengajak Lili berumah tangga. Pesta pernikahan mereka pun digelar meriah.

Seminggu setelah menikah, Aloy mulai mengajak istrinya pindah ke Tangerang, tapi Lili menolak dengan alasan masih harus mengurus urusan pekerjaannya yang belum selesai di sekolah. Lili ialah guru honorer di SD.

Maman mengiyakan dan pergi ke Tangerang sendiri, setiap pakannya datang ke Serang untuk menjenguk istri tercinta, sekalian minta jatah. “Tinggal boking kamar di hotel, dua malem cukuplah,” katanya.

Selain itu, ia juga terus membujuk Lili agar mau segera pindah, tapi ada saja alasan yang dibuat-buat Lili. Sampai tiga bulan lebih, Maman masih harus bulak-balik Serang-Tangerang. 

Sampai akhirnya orangtua Lili pun turun tangan dan memaksa anaknya untuk mau pindah, bahkan baju dan perlengkapan pun mereka yang mengurus. “Akhirnya pindah juga kita,” katanya.

Sesampainya di Tangerang, sepanjang malam Lili menangis tak henti-henti sambil berbicara pengen pulang, kangen rumah, kangen mamah. Maman mencoba memahami dengan terus bersikap sabar.

Bahkan Maman mengundang teman Lili untuk main supaya istrinya ada teman. Selain itu, ia juga menyediakan berbagai fasilitas seperti berlangganan film-film korea dan action.

Tapi hal itu tak berarti bagi Lili, baru sebulan tinggal bersama, Lili pulang naik bus bersama temannya tanpa seizin Maman terlebih dahulu. “Dia bilangnya pas udah sampe rumah,” kata Maman.

Maman mencoba mengerti dan masih bisa sabar, tiga hari kemudian ia jemput lagi. Tapi kejadian itu terus berulang sampai-sampai Maman emosi dan marah. Keributan pun tak bisa dihindari.

Saat ribut itu, Lili malah melapor ke mamahnya dan segera pulang. Maman mencoba sabar lagi, tapi kejadian serupa terus terulang. “Pusing, ya sudah saya cari berburu perempuan lagi yang mau nikah sama saya,” akunya.

Tiga bulan lebih Maman tak menjemput Lili ke Serang ternyata sedang sibuk mencari wanita lain. Sampai-sampai mertua menelpon pun ia acuhkan. “Saya sudah capek,” keluhnya.

Baru setahun bersama, mereka pun resmi bercerai. Sekarang Maman sudah punya istri lagi dan djkaruniai anak. Sedangkan Lili masih menjanda. Enggak sia-sia ya Kang berburunya. Semoga langgeng. (drp)