PANDEGLANG-Animan (61), warga Kampung Cibeureum RT 005 RW 002, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang dibacok oleh tamunya, Rabu (28/7) malam. Diduga lelaki yang mengenalkan diri bernama Mud ini menderita gangguan jiwa.
Informasi yang diperoleh Radar Banten, pada Rabu (26/7), sekira pukul 18.30 WIB, Animan kedatangan seorang tamu tidak dikenal. Tamu lelaki itu mengenalkan diri kepada Animan bernama Mud asal Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.
Saat bertemu, Mud mengutarakan niatnya kepada korban untuk menumpang tidur di rumah korban. Dia beralasan tidak ada keluarganya yang bersedia memberikan tumpangan untuknya menginap.
Lantaran iba, korban memperkenankan Mud menginap di rumahnya. Animan bahkan sempat ngobrol dan memberi Mud makan malam.
“Sekitar jam 23.00 WIB, (korban-red) masuk ke dalam kamar untuk istirahat dan pelaku istirahat di ruang tamu,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fajar Maulidi kepada Radar Banten, Kamis (28/7).
Sekira pukul 00.15 WIB, korban terbangun lantaran mendengar suara berisik dari ruang tamu. Korban bergegas keluar kamar dan bertemu pelaku. Namun, saat ditanya, pelaku justru menyerang korban mengenakan arit.
“Pelaku langsung menyabetkan parang atau arit milik korban ke arah tubuh korban secara berkali-kali. Sehingga korban mengalami luka berat,” katanya.
Usai melukai korban, pelaku kabur setelah memecahkan kaca jendela ruang tengah. Sementara korban yang terkapar dilarikan ke Puskesmas Munjul. Lantaran luka yang dialami cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Berkah, Pandeglang.
“Korban mengalami luka menganga pada bagian kepala atas sebelah kiri, pipi kiri, dan tangan atas, tengah dan pergelangan tangan sebelah kiri. Akibat sabetan parang yang diarahkan berkali-kali,” ungkapnya.
Polisi dibantu warga kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku. Sekira pukul 03.00 WIB, pelaku berhasil diamankan warga dan dibawa ke Mapolsek Munjul.
“Namun menurut keterangan masyarakat pelaku agak stres dan sampai saat ini pelaku masih belum bisa di ajak komunikasi dikarenakan ucapannya yang ngawur,” katanya.
Saat pemeriksaan identitas oleh polisi, pelaku memang bernama Mud berusia 44 tahun. Dia bekerja sebagai petani dari Kampung Limus Haseum, Desa Sumurlaban, Kecamatan Angsana.
“Untuk modus dan peranan lainnya masih di dalami dalam pemeriksan. Untuk korban saat ini tengah menjalani pemeriksaan insentif di RSUD Berkah Pandeglang,” katanya. (mg-01/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
